MANOKWARI, Media Diskominfo - Sekda Papua Barat, Drs. H. Ali Baham Temongmere, MTP, dan keluarga menggelar Buka Puasa bersama, pada rumah jabatan yang beralamat di Kampung Susweni Distrik Manokwari Timur.
Buka puasa bersama pada hari, Minggu ( 08/03/2026 ), dimulai pada pukul 16.30 WIT, dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Provinsi Papua Barat, serta para anggota Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia ( ICMI ) Papua Barat, Pimpinan OPD dan tamu undangan lainnya.
Sekda Ali Baham mengatakan, kegiatan buka puasa bersama merupakan momentum kebersamaan dan silaturahmi antara sesama anggota Cendikiawan ICMI Papua Barat dan seluruh umat Muslim, tetapi juga silahturahmi dan kebersamaan antar umat beragama.
"Di samping kita melaksanakan ibadah puasa, berbuka puasa bersama ini juga sebagai momentum kebersamaan kita, baik kebersamaan antara Organisasi Keislaman ICMI, kebersamaan seluruh Umat Islam, tetapi juga kebersamaan dengan saudara-saudara kita yang beragama lain, untuk kita bersama-sama membangun Papua Barat dan Indonesia,"Ujar Sekda Ali Baham.
Selaku Ketua ICMI Provinsi Papua Barat, Ali Baham, mengajak Cendikiawan untuk dapat melihat fenomena dan realitas global yang terjadi saat ini seperti peperangan antara Amerika, Israel dan Iran, yang dampaknya dimungkinkan dapat berpengaruh terhadap kehidupan dunia.
Sebagai Cendikiawan, dapat melihat fenomena dan realitas yang terjadi, konflik perang antara Amerika, Israel dan Iran, yang akan berpengaruh terhadap kelangkaan energi sehingga dapat terjadi kenaikan harga, inflasi dan lain sebagainya.
"Oleh sebab itu, kita harus menyampaikan kepada masyarakat untuk menghemat dan menyiapkan diri untuk menghadapi tantangan-tantangan global ini. Kita harus mendukung dan mendoakan bapak Presiden dalam setiap keputusan dan kebijakan yang ambil, bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara. Karena negara kita ini adalah negara yang berada dilingkungan dunia dan sangat bergantung atau berpengaruh dengan negara lain,"Sebut Sekda Ali Baham.
Ketua MUI Papua Barat, DR. H. Mulyadi Djaya, M.Si, dalam tausiyahnya,
Mengajak seluruh Cendikiawan ICMI Papua Barat untuk bersama-sama melihat masalah sosial di tengah masyarakat, seperti masalah stunting, kemiskinan ekstrim, inflasi, angka putus sekolah dan berbagai kesenjangan sosial masyarakat lainnya.
"Umat Islam itu tidak hanya harus sampai di Masjid atau tidak hanya sampai di rumah saja tetapi harus mengetahui Ilmu Pengetahuan dan teknologi, harus mengetahui dan memiliki ide dan gagasan yang untuk diterapkan dan di implementasikan ditengah-tengah kehidupan masyarakat,"Ujar Mulyadi.
Penulis : Simon Patiran
Komentar